Jumat, 17 Januari 2014

Meminta Maaf

Anak Susah minta Maaf dan Akui Kesalahan...
Efektif bagi usia dibawah dari 8-9tahun. (Dari pengalaman Pribadi)

Banyak hal yang dilakukan anak yang membuat ia harus minta maaf, baik pada kakaknya, adiknya, temannya ataupun pada orangtua.
Tapi, ternyata tak semudah itu, lho, membuatnya minta maaf. Anak-anak yang pemalu dan lebih pendiam biasanya lebih mudah diajari meminta maaf. Sebaliknya, si pemberani yang lebih keras kepala mungkin lebih sulit bilang maaf.
(Ini type anakku )

Minta maaf memang pelajaran berharga yang harus dipelajari anak. Meski tampaknya sepele, minta maaf bukanlah sesuatu yang bisa dipelajari dalam waktu singkat.
Kitsnmungkin bisa membuat anak berkata “maaf” pada temannya saat ini juga, tapi apakah ia menyadari arti maaf yang ia katakan? Lagi pula, minta maaf harus datang dari kesungguhan hati, kan? Karena itu, sebaiknya kita tidak memaksa anak melakukannya kalau ia memang menolak. Memaksa minta maaf hanya akan membuatnya mengatakan sesuatu yang tidak tulus, sementara kelakuannya belum tentu berubah.

Lalu, bagaimana caranya sih agar anak mau minta maaf?

- Beritahu sikapnya yang keliru. Jelaskan dengan bahasa yang sederhana mengapa sikap itu keliru, dan bagaimana sikap yang seharusnya. Tanpa memahami bahwa sikapnya keliru, anak tidak akan merasa bersalah sehingga tidak merasa perlu minta maaf.

- Ajak ia bicara tentang perasaan dan empati. Sekaligus belajar tentang bertanggung jawab terhadap apa yang ia lakukan.

- Tunjukkan kitantetap mencintainya. Biarpun menegur, tunjukkan itu bukan karena kita tidak menyayanginya, tapi karena sikapnya yang memang keliru. Justru karena sayang, kita perlu menunjukkan padanya sikap yang baik yang harus ia lakukan. Kunci untuk membuat ia mengerti mengapa harus minta maaf tetaplah komunikasi yang baik dari orang tua.
Jadi, buatlah ia mengerti dengan cara yang lembut dan penuh kesabaran.

Walaupun pada Prakteknya itu cukup susah loh………
Tapi tidak ada salahnya di coba kan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar